Minggu, 17 April 2022

Arti Bacaan Dari Buku Arabia Baina Yadaik Jilid 2

 


Berkemah 

Pikirkan tentang menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut: 

1- Di mana orang menghabiskan waktu mereka untuk rekreasi?

2- Di mana Anda lebih suka berdandan? Di rumah, atau di luar rumah? 

3- Di mana Anda menyiapkan makanan? Di rumah Anda atau di kamp?

4- Apa hobi terbaik yang Anda lakukan di pantai?


Banyak orang lebih suka berpromosi di luar rumah, di mana mereka menghabiskan waktu di kamp. Waktu yang dihabiskan orang di kamp bervariasi, mungkin satu malam, atau mungkin beberapa minggu, dan tempatnya bervariasi, dan mungkin di pantai, atau di tanah, atau di hutan, atau di padang pasir., atau di antara pegunungan, yang udaranya segar. Orang-orang pergi selama liburan ke hutan belantara, dan mereka mendirikan tenda di tempat rekreasi, dan membawa makanan dan minuman, dan sarana rekreasi.  Sekelompok orang lebih suka berada di dekat pantai, tempat mereka berlatih berenang dan jenis olahraga lainnya, dan mereka memancing.  Beberapa orang lebih suka mengamati burung, memotret, atau berjalan-jalan.  Orang-orang membawa tenda, pakaian, dan banyak makanan ke tanah, dan beberapa orang menyiapkan makanan di rumah mereka, dan memasukkannya ke dalam wadah. Ada yang lebih suka menyiapkan makanan di kamp.  Orang-orang membawa air bersama mereka, jika tidak ada air di tempat itu.

***



Menjaga kesehatan
Pikirkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut;
1- Seseorang yang makan banyak; Yang kurus atau yang shamin?
2- Apa yang Anda sukai? Ayam, ikan, atau daging? Mengapa?
3- Apakah Islam menyerukan untuk banyak makan?
4- Siapa yang mengikuti diet? Syamin atau kurus?

Itu adalah tanda kesehatan di masa lalu - bahwa seseorang gemuk, banyak daging dan lemak. Yang benar adalah yang menjengkelkan, yang kurus adalah yang sakit, dan orang-orang biasanya makan banyak, jika mereka dapat menemukan makanan, dan pria lebih suka menikahi wanita gemuk, dan mereka tidak suka menikahi wanita kurus. Ilmu kedokteran sudah sangat maju sekarang, dan menjadi jelas bahwa ada penyakit yang menyerang seseorang yang pilek, dan itu adalah penyakit yang serius, seperti: penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah.  Obesitas telah menjadi -hari ini- tanda penyakit, dan orang-orang mulai mengikuti diet, makan lebih sedikit, dan menjauhi gula, lemak, dan pati. Dokter memperingatkan orang terhadap makanan putih dan susu murni. Mereka berkata: Jauhi ucapan syukur. Masukkan sedikit ke dalam makanan. Jangan makan roti putih, semua roti cokelat. Jangan makan nasi putih, nasi merah semua, dan orang sekarang mengikuti diet, makan sedikit daging merah dan telur, dan banyak makan ikan, ayam, sayuran dan buah-buahan. Islam menyerukan diet; Karena makan banyak membuat orang gemuk, Allah Ta'ala berfirman: "Makan dan minum dan jangan memuliakan, karena dia tidak menyukai yang terhormat." [Al-A'raf: 31] Dan Nabi, saw., bersabda: “Tidaklah seorang manusia mengisi bejana yang lebih buruk dari perutnya, menurut putra Adam, makanan yang membuat tubuhnya, dan jika itu mau tidak mau, sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya,
***


Kehidupan perkawinan
Pikirkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut: 
1- Apakah terjadi masalah di antara pasangan?  
2- Mengapa masalah terjadi di antara pasangan?  
3- Siapa yang harus memecahkan masalah rumah dan keluarga?  Dan mengapa?  
4- Kapan perceraian terjadi antara pasangan?  

Kehidupan pernikahan sangat baik untuk suami, istri dan anak-anak. Namun demikian, beberapa masalah muncul dalam kehidupan pasangan. Fakta ini harus kita ketahui sebelum kita menikah, ya, perbedaan pendapat mungkin muncul di antara pasangan, dan ini bukan masalahnya, melainkan masalahnya adalah Anda tidak dapat menyelesaikan masalah itu. Banyak anak muda yang beranggapan bahwa kehidupan berumah tangga tidak ada masalah, sehingga jika menemui masalah, mereka memberontak dan berpikir untuk bercerai. Kaum muda harus tahu bahwa kehidupan pernikahan adalah perjalanan panjang, dan jalan menuju kesuksesan dalam kehidupan pernikahan adalah dialog. Mengapa masalah terjadi di antara pasangan, dari waktu ke waktu?  Alasannya adalah karena adanya banyak perbedaan antara kepribadian pria dan kepribadian wanita, dan perbedaan ini muncul setelah tahap masa kanak-kanak, dan meningkat pada tahap remaja; Pria menyukai hal-hal yang tidak disukai wanita, dan wanita menyukai hal-hal yang tidak disukai pria. Ketika masalah muncul dalam kehidupan pernikahan, pasangan mulai mengeluh. Sang suami mengeluh dan berkata: Istri saya tidak mendengarkan saya, dan dia banyak berbicara dengan teman-temannya di telepon, dan dia banyak pergi ke pasar, dan membeli barang-barang yang tidak dia butuhkan, dan sang istri mengeluh dan berkata: Suami saya berbicara sepanjang waktu tentang politik dan olahraga, dan dia menghabiskan waktu lama di luar rumah, dan ketika dia di rumah, waktu membaca koran dan majalah, atau dengan komputer.
***



Keluarga antara masa lalu dan sekarang Pikirkan tentang menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut: 
1- Apakah keluarga di negara Anda besar atau kecil? 
2- Apakah kakek dan nenek tinggal bersama keluarga?
3- Bagaimana hubungan antara anak-anak dan orang tua di negara Anda? 
4- Apakah Anda suka menikahi wanita pekerja? 

Sistem keluarga sekarang berbeda dengan sistem keluarga di masa lalu, dan perbedaan ini memiliki banyak bentuk, antara lain: hilangnya keluarga besar di banyak masyarakat, keluarga besar yang dulu tinggal dalam satu rumah besar, yang mencakup semua anggotanya. Keluarga besar menghilang, dan keluarga kecil muncul, yang meliputi suami, istri, dan putra, atau dua putra. Salah satu bentuk perbedaan itu adalah lemahnya hubungan antar anggota keluarga, para ayah sekarang menghabiskan sebagian besar waktunya di tempat kerja, dan mereka jarang melihat anak-anak mereka; Karena mereka keluar di pagi hari, dan meninggalkan mereka tertidur, dan kembali pada malam hari, dan menemukan mereka tertidur. Di sisi lain, anak laki-laki meninggalkan rumah di pagi hari untuk sekolah, dan kembali di malam hari, sehingga malam tetap ada, jadi ibu lebih sering tinggal di rumah sendirian. Bentuk ketidaksepakatan lainnya adalah kenyataan bahwa beberapa wanita keluar rumah untuk bekerja. Dan wanita - di masa lalu - tidak keluar dari rumahnya kecuali jika perlu, tetapi hari ini, istri dapat meninggalkan rumahnya di pagi hari, dan dia tidak kembali kecuali di malam hari, dan ketika dia kembali dia lelah, sehingga dia tidak melakukan pekerjaan rumah tangga membersihkan dan menyiapkan makanan, dan tidak meluangkan waktu untuk duduk bersama anak-anaknya, atau suaminya, untuk membicarakan masalah anak-anak dan rumah.

Selasa, 08 Februari 2022

Ngomongin Program TV Kartun dan Series di Zaman Dulu

Pernah nggak sih, kalian merasakan kehidupan seperti anak 90-an? Atau zaman sebelum ada internet? Saat bangun pagi dan pulang sekolah menonton kartun dan sinetron yang masih berkualitas.

Aku sendiri pernah. Bersyukur juga sih, karena pernah merasakan nonton kartun anak-anak di program tv Spacetoon, waktu SD dulu. Kayak merasakan sedikit jadi anak 90-an lah, wkwk. Paling suka kartun Shanmoo and Jimmy, yang lain seperti: Code Lyoko, Magic School Bus, Hachi, Ninja Hatori, Minky Momo, Chalkzone, Scooby-Doo dan masih banyak lagi. Kangen banget sama slogannya 'kami akan kembali' dan 'kami kembali' Sayangnya, kini slogan itu tinggal kenangan karena programnya sudah tidak ada lagi hiks:'). Suka banget sama iklannya karena durasinya nggak lama, hahaha. Sebelum pergantian program TV khusus kartun ini, ada planet zomoroda (khusus anak perempuan) berarti kartun yang akan ditayangkan tentang anak perempuan. Adikku yang cowok juga nonton meski kartun yang ditayangkan genrenya perempuan, hhh. Selain zomoroda, ada planet aksi (ketegangan dan misteri) juga planet olahraga (kekuatan dan tantangan). 

Sayangnya, kehadiran Spacetoon ini nggak bertahan lama, hilang berakhir jadi Net. Btw, aku jarang nonton net, karena dulu di TV kami nggak ada. Akhirnya, aku nyari tau. Kutemukan info di Wikipedia. Spacetoon ternyata milik negara Uni Emirat Arab yang nggak percaya lagi dengan Spacetoon Indonesia, gara-gara ada yang bawa kabur uang milik Spacetoon 7,5 m rupiah. Tapi, nggak sampai dilaporkan karena penggelapan dana telah tercover pemilik baru dan dinyatakan 'selesai' di sisi lain manajemen sudah ganti. 

Kangen banget waktu selingan iklannya, ada boneka yang menurutku dulu kelihatan 'seram'. Yang beryanyi, 'Pada bintang-bintang sinari Spacetoon~' ada tikus dengan temannya makhluk kecil, nanti memancing di rumahnya sendiri, terus tiba-tiba rumahnya jadi banyak pondok. Raksasa yang bermain dengan kumpulan jamur-jamur kecil, dan mereka membentuk suatu benda. Jamur-jamur itu menyuruh raksasa menebak gambar apa. Lalu, raksasa bingung. Ada satu jamur yang naik ke tubuh raksasa membisikkan jawabannya. Raksasa menjawab tebakan itu, dan benar. Setelahnya, mereka tertawa bersama.

Oh ya, program TPI juga bagus. Sering ada legenda di sana. Soundtracknya 'Dari ufuk timur, hingga ke ujung barat~' menurutku dulu seram dengarnya. Terlebih ada anak durhaka yang dikutuk jadi ikan pari. Waktu itu sekitar tahun 2009, ada series sepertinya bukan dari dalam negeri. Sebelum mulai program TV kera sakti. Ceritanya tentang kerajaan. Dari luar tampak gubuk kumuh, tapi di dalamnya berisi kerajaan yang indah banget. Ada sumur ajaib juga. Aku ingin nyari tau itu series apa tapi lupa judulnya:,)

Oh ya, aku baru tau beberapa judul kartun yang udah kulupa dari teman Slowly. Zumbers dan Boom & Reds

Senin, 31 Januari 2022

Ulasan Asri Ipau

Suasana asrama

Note: sebelumnya saya menuliskan ini bukan karena ingin menggambarkan bagaimana lingkungan sekitar asramanya dengan kata-kata yang klise seperti: bersih, rapi dan indah 🏡. Tapi, di sini ingin bercerita tentang pengalamanku. Kalau anda ingin tau asramanya bagaimana, silakan berkunjung dan memperhatikan sendiri.

Bismillah ... November 2020 kala itu, pertama kalinya saya berada di ibukota provinsi Aceh ini. Kali pertama itu pula menjejakkan kaki di asrama tempat kita tercinta ini. Mulanya, nggak pernah terbayangkan bisa tinggal di sini. Tempat yang mulanya asing dengan orang-orang yang belum pernah kutemui sebelumnya, kecuali teman-teman seperjuangan semasa sekolah dulu. Sepintas ingatan, waktu itu sempat merasa nggak betah dan nggak sesuai, tapi percayalah, mungkin hanya karena baru beradaptasi dan belum terbiasa.

Sampai akhirnya, di sini lah kami sekarang, merantau dari kabupaten Aceh Utara, menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi, menduduki bangku perkuliahan, demi meraih masa depan secerah sinar mentari. Meninggalkan kampung halaman masa kecil, rumah yang aman dan nyaman, keluarga yang damai, dengan membawa bekal do'a dan kepercayaan orang tua, juga tanggung jawab di tangan kami.

Mungkin beberapa di antara kami yang jika bisa memilih, kami tidak ingin memilih asrama ini. Sebab, kami di sini karena berasal dari keluarga yang berkekurangan ekonomi. Di samping itu banyak peraturan dan organisasi yang mesti dipatuhi, seakan merebut kebebasan serta menambah tugas di luar perkuliahan. Belum lagi tinggal bersama warga asrama dengan berbagai karakter, pemikiran, dan latar belakang yang berbeda tidak mungkin akan selalu menghadirkan suasana yang rukun. Ibarat dua sisi mata uang, tak jarang terkadang terjadi perselisihan, yang bermula kesalahpahaman. Tapi, yang terpenting dari itu adalah saling memahami, mendengarkan dan merangkul perbedaan.

Takdir-Nya tidak mungkin salah. Semua pasti ada alasan dan hikmah dibaliknya. Kenapa kita ada di sini, bertemu dengan orang-orang ini, yang suatu saat cepat atau lambat kita akan mengetahui itu. Saat menjalani peran mahasiswa sekaligus warga asrama dengan bidangnya juga seringkali merasa nggak bisa juga nggak mampu tapi sebelum mencoba, kita tahu apa sih. Karena ... jika syarat berpengalaman sebagai kemampuan dasar untuk seseorang, bagaimana mungkin seseorang bisa dikatakan mampu tanpa mencoba mengalami itu sendiri. Pada akhirnya, bisa atau tidaknya hanya diri kita yang tahu itu.

Intinya, alhamdulillah dengan adanya asrama ini, kelak menjadi salah satu bukti jalan mengikuti pembelajaran, menuntut ilmu dengan tujuan mengharap rahmat-Nya. Berdiri di kaki sendiri, lebih berani mengambil tindakan dan menemukan jalan keluar tanpa bergantung pada orang lain. Tanpa disadari menjadi pribadi yang mandiri, lebih baik dari sebelumnya. Bersyukur dipertemukan dengan orang-orang baik, teman-teman yang peduli, mengingatkan, dan menyenangkan. Tanpa mereka tidak membuatku percaya bisa melalui kehidupan sendiri. Karena setelah hablumminallah, hablumminannas, kita makhluk sosial yang sangat membutuhkan orang lain. Saling bercerita pengalaman dalam hidup, mengetahui pengetahuan baru yang mungkin takkan pernah kuketahui kalau sebelumnya tak menetap di sini.

Di kemudian hari, kita akan mengingat hari ini. Mungkin ada sedikit rasa rindu, tertawa mengingat hal yang menggelikan, bersedih mengenang hal yang mengharukan saat itu. InsyaAllah harapnya menjadi perempuan yang luar biasa, sebagai hasil dari rasa ikhlas dan tetap beranjak.

Bunga
31-01-2022

Apakah kamu juga punya pengalaman tinggal di asrama? Bagaimana kesanmu?

Selasa, 02 November 2021

Sirah Nabawiyah Maimunah r.a

Maimunah r.a binti Harits mempunyai ibu yang bernama Hindun. Hindun pernah menikah dengan Harits dan mempunyai anak-anak (kakak-kakak Maimunah) yang bernama Ummu Fadhl (Lubabatul Kubra), Lubabatul Sugra dan Asma. Anak-anak Hindun dari Umais bernama Asma binti Umais dan Salma binti Umais.

Ummu Fadhl adalah istrinya paman Nabi, Abbas yang mempunyai anak bernama Ibnu Abbas. Lubabatul Sugra menikah dengan Al-Walid dan melahirkan Khalid bin Walid. Asma menikah dengan Ubay bin Khalaq (orang yang sering menghina Nabi:().

Asma binti Umais menikah dengan Ja'far bin Abi Thalib (sepupu Nabi). Salma binti Umais menikah dengan Hamzah.

Hindun perempuan yang beruntung secara nasab.

Maimunah menikah dengan Muhammad.

Perjanjian Hudaibiyah 6 Hijriyah yang berisi umrah boleh dilakukan pada tahun depan.

Pagi itu, Nabi Muhammad pergi beribadah umrah di Mekkah dengan 100 kuda selama 3 hari. Nabi Muhammad salat dengan ada umat yang mengawasi. Khalid yang disuruh abu Sufyan juga mengawasi Nabi. Pemegang pelana unta Rasulullah melantunkan nasyid yang bernama Abdullah.  

Maimunah melihat Nabi beribadah. Lalu, beliau bercerita tentang Nabi kepada Ummu Fadhl. Lalu Ummu Fadhl menceritakannya kepada suaminya, Abbas yang menyampaikannya kepada Nabi dan Nabi pun melamar Maimunah. Maimunah yang tengah naik kuda sangat bahagia saat mendengar kabar tersebut hingga melompat dari kuda. Maimunah memiliki sifat yang sangat keras.

Ummu Fadhl adalah perempuan kedua yang masuk Islam setelah Khadijah, MasyaAllah. Ummu Fadhal yang menyebabkan Abu Lahab wafat :)  beliau memukul belakang kepala Abu Lahab karena menganiaya budak kesayangan Abbas. "Kamu beraninya memukul orang lemah, ketika tak ada majikannya." Kata Ummu Fadhl. Menyebabkan Abu Lahab kesakitan selama 7 hari hingga wafat.

Maimunah meriwayatkan 16 hadist. Bila mencintai seseorang beritahukanlah kepada wali seperti ibunda Maimunah. Wali yang akan menyampaikan maksudnya kepada orang yang dituju. Karena perempuan itu mulia.

Rasulullah pernah marah (mendiamkan) kepada semua istrinya karena pernah setelah Rasulullah melamar Mariyah Al Qibti, Rasulullah bersamanya pulang ke rumah dan Mariyah menginap di kamar Hafsah. Hafsah pada saat itu tengah tidak ada di kamarnya karena pulang ke rumah ayahnya. Malamnya, Hafsah kembali lagi ke rumah Rasulullah (pulang dari rumah ayahnya sebentar) dan terkejut melihat Mariyah di kamarnya. Rasulullah meminta Hafsah untuk tidak memberitahukan perihal Mariyah kepada istri-istri Rasulullah yang lain (karena takut menimbulkan salah paham/ privasi).

Hafsah menceritakan perihal Mariyah kepada Aisyah, Aisyah pun menceritakannya kepada istri-istri Rasulullah yang lain. Hingga, hal yang seharusnya menjadi rahasia, kini tak lagi. Rasulullah menjadi sedih dan mengasingkan diri di gua di atas bukit. Sampai terdengar isu di sekitar masyarakat bahwa Rasulullah ingin pisah dari istri-istrinya. 

Umar bin Khattab yang mendengar hal itu khawatir karena Rasulullah menjadi mengasingkan diri, apalagi penyebabnya dimulai oleh anaknya. Umar pun naik ke atas bukit untuk menjumpai Rasulullah, Rasulullah tidak mengizinkannya melalui orang yang membawa pesan. Hal itu berlangsung sampai 3×. Hingga hari selanjutnya, Umar mengeraskan suaranya supaya Rasulullah mendengarnya, "Rasulullah, aku tidak mencampuri urusanmu dengan istri-istrimu, aku hanya ingin berbicara padamu." (Kurang lebih seperti itu).

Rasulullah pun mempersilahkan masuk Umar ke dalam gua. Di sana terdapat air dan kurma. Umar sedih melihat tempat tidur Rasulullah. Rasulullah berkata, "Daripada di dunia, sementara lebih baik nanti di akhirat kita memperoleh kenikmatan." (Kurang lebih seperti itu).

Kami tidak baik, semoga Allah menjadikan kami orang baik. Aamiin ya Allah. 

***

Tanya jawab

Bagaimana cara memberitahu tentang Allah kepada anak-anak saat mereka bertanya?

=Anak-anak tidak boleh diberi logika. Karena Allah tidak sama seperti makhluk. Allah itu tinggi. Rasa ingin tahu anak-anak hanya ingin tahu saja, tidak spesifik. Anak-anak punya imajinasi. Bisa diajarkan melalui Qur'an.

Kapan Kakbah ada?

=Kakbah sudah ada sejak nabi Adam. 

Bagaimana bila introvert?

=Anda boleh pendiam, tapi ada kalanya harus berbicara. 

Bagaimana cara mengikhlaskan ayah yang sudah meninggal?

=Berdo'a

Cari guru yang akan mempersulit anda kalau mau menuntut ilmu.

***

Ustadz Taufiqurrahman (maaf bila ada kesalahan nama dan gelar tidak tahu).

Masjid Baitussalihin Ulee Kareng

Banda Aceh, 09 Oktober 2021

Kebenaran hanya datang dari Allah dan kesalahan datang dari saya sendiri.

Minggu, 03 Januari 2021

Hadiah Terbaik

Terkadang, kita tidak peka. Saat kita berencana, Allah juga berencana, tapi Dia selalu tahu yang terbaik untuk hamba-Nya. 

Hari sudah pagi, matahari sudah terbit sedari tadi. Seorang gadis berperawakan kurus keluar dari rumah bersama Ibunya. Ia Luvi, siswi kelas 9 SMP yang sekarang tengah mengendarai motor dan membonceng Ibunya sembari bersalawat. Pagi ini mereka ada kegiatan belajar naik motor.

"Coba keliling kota dulu Luvi, pasti belum banyak kendaraan yang lewat." Kata Ibu. 

"Iya Bu."

Suasana masih terasa sejuk, Luvi menarik dan mengembuskan nafasnya perlahan. Ini sangat menenangkan, udara pun belum berpolusi. Ia melihat pemandangan sekitar, di sana ada banyak tempat umum, seperti Toko, Bank, Sekolah, Kantor, dsb. 

Luvi teringat, di Desember yang sama, 15 tahun yang lalu ia telah lahir di dunia ini. Sebelumnya, ia pernah melihat suatu postingan di salah satu media sosial. Ada seorang gadis terkenal yang di hari ulang tahunnya mendapat kesempatan keluar negeri. Luvi berpikir, 'Kapan ya, aku bisa mendapatkan hadiah seperti itu juga?' tapi sudahlah, ia berusaha tak menghiraukan hal itu. 

"Dulu, siapa yang mengajari Ibu naik motor?" Kata Luvi tiba-tiba.

"Ayahmu. Dulu, Ibu ngga bisa juga yang penting PD." Jawab Ibu. "Waktu ibu masih SMEA, Ibu juga pernah belajar naik motor sampai menabrak pagar. Tapi Ibu berpikir, orang saja bisa, kenapa kita enggak." Cerita Ibu. 

Luvi hanya bermanggut-manggut. Ia teringat saudaranya yang selisih 2 tahun daripadanya juga sudah lebih lancar naik motor. Tapi Luvi belum bisa, entah ia yang lambat atau saudaranya itu yang terlalu cepat bisa. Tapi, itu tidak masalah 'kan, yang penting mau belajar. 

"Gimana kalau sekarang kita melewati jalan menuju pantai, di sana kan tembus ke jalan desa."

"Iya Bu." Luvi menurut. 

Luvi membelokkan motornya ke kanan, dan melewati jalan yang sempit. Di sepanjang jalan terdapat pondok untuk wisata ke pantai. Di tempat itu orang-orang berjualan rujak, mie aceh, bakso, dll. Sekarang, Luvi dan Ibunya melewati jalan yang sudah diperlebar. Pantai sudah tidak tampak lagi, kini berganti waduk. 

"Luvi, ayo balik aja. Yuk, ke pasar." Kata Ibu. 

Luvi pun memutarkan motornya 180° entah ia kurang fokus atau lelah, Luvi menarik handle gas dengan kuat dan motor yang mereka naiki menuju ke waduk itu. 

Ibu Luvi berusaha mengerem handle gas, sementara Luvi menarik kunci. Berakhir roda motor menabrak batang kayu yang terletak di pinggir waduk itu.

"Luvi, hampir saja kita nggak ada, waduk itu dalam." 

Luvi terdiam, kemudian menangis. 

"Luvi kalau capek bilang sama Ibu. Kunci yang dicabut di jenis motor kita ni ngga akan membuatnya berhenti." Kata Ibu lagi. "Luvi mau apa, biar ibu beliin. Hari ini Luvi 'kan ulang tahun." 

Luvi menggeleng. Ia sedikit senang Ibu mengingat itu. 

"Gimana ini Bu." Kata Luvi, akhirnya.

"Gapapa, yang penting kita selamat, masih dilindungi Allah."

"Ibu aja yang bawa motornya ya.. Mungkin Luvi capek."

Luvi mengangguk. Tentu, ia tak berpikir ingin mengendarai motor itu sekarang. 

Di perjalanan pulang terlihat Luvi yang dibonceng ibunya. Gadis itu tak bisa membayangkan bagaimana jika mereka jatuh ke waduk tadi. Kecerobohan kecil bisa saja memperburuk. Ah, tadi Luv ingin hadiah di hari ulang tahunnya. Ternyata, Allah telah memberinya, keselamatan. Itu hadiah terbaik yang pernah dimilikinya. 

Selasa, 22 Desember 2020

Pesan Untuk Masa Lalu

Dini hari, seorang perempuan tengah mendapatkan surat dari sahabat penanya. Ia membaca isinya, di sana tertulis, "Apa pesan untuk dirimu di masa lalu?" Perempuan itu bergumam dan berpikir. 'Wah baru kali ini aku mendapatkan pertanyaan yang menarik seperti ini.' Perempuan itu menulis jawabannya. 

Pesan Untuk Masa Lalu. 

Hai diriku di masa lalu. Terima kasih sudah berjuang sekeras dan bertahan sejauh ini ya. Aku tak pernah menduga kamu setangguh itu. Aku bangga padamu diriku. Meski tak jarang aku menyakitimu, tapi kamu tidak pernah menyerah. 

Aku memang bodoh, karena tak pernah menyayangi dan merawat dirimu dengan baik. Aku salah, tak seharusnya aku begitu, padahal kamu selalu ada untukku. Padahal satu-satunya yang mengertiku selain Tuhan adalah dirimu.

Hai kamu yang tak pernah pergi di saat dunia menjauh, aku rindu senyuman polos itu. Kamu yang berusaha, mencoba belajar hal baru hingga bisa seperti sekarang. Kesalahanmu dahulu menjadi pelajaran untukku di masa sekarang. Terima kasih sudah menunjukkan mana yang salah dan benar.

Kita dulu selalu bersenang-senang ya. Tak terasa, waktu beranjak begitu cepat, kini aku tumbuh dewasa. Ternyata, menjadi dewasa itu melelahkan. Ini lucu, padahal dulu aku ingin menjadi cepat dewasa. Masalah yang dahulu kita hadapi bersama ternyata hanya secuil dari yang dialami orang dewasa.

Tapi, hidup memang untuk meninggalkan dan ditinggalkan kan? Setidaknya aku bersyukur pernah bertemu denganmu. Meski pertemuan itu singkat, aku sangat menghargainya.

Maafkan aku bila tak sehebat kamu yang dulu. Terima kasih sudah berjuang, aku merindukanmu dan selalu. Aku berjanji akan menjaga diriku sebaik mungkin. **

Terima kasih atas pertanyaannya Puan, aku terharu. Aku juga ingin mengetahui jawaban atas pertanyaan yang kamu ajukan itu ... Akhir gadis itu.

Senin, 14 Desember 2020

Begitulah Kehidupan..

Suatu kali aku pernah membaca artikel di Hipwee karya penulis Rahmadianti Cynthia katanya, "Ada alasannya kenapa orang-orang yang hadir di masa lalu tak lagi menemanimu di masa kini."

Ya, meski semua udah berubah, pasti ada alasannya.

Aku jadi ingat saat waktu kecil dulu. Aku pernah mengenal sosok seorang 'kakek' ya meski bukan kakek kandungku, tapi saudara. Aku memanggilnya wak laki. Beliau sangat bersahabat kepada kami. Mungkin Tuhan sudah mengatur semuanya, melalui beliau menciptakan kisah yang ga akan terlupakan. Kami ga tau kalau cerita itu akan jadi suatu kenangan.

Waktu dulu, wawak itu pernah mengajak kami mandi laut yang jaraknya lumanyan dekat dari Rumah. Di usianya yang sudah senja, beliau berjalan kaki pun tidak memakai alas. Beliau membawa rombongan dari kami dan cucu-cucunya. Kau tau kan anak-anak kecil itu tingkahnya rusuh dan kesana kemari tapi beliau ga pernah merasa keberatan menjaga kami.

Di laut, kami mencari keong yang sayangnya ga pintar nyari:v ada juga cari kerang kecil-kecil meski mana kenyang untuk dimakan:') pernah juga mencari umang kecil yang kami masukkan ke botol aqua. Banyak sekali, aku dan adikku menaruhnya di aquarium tapi sayangnya binatang-binatang itu mati:( mungkin karena bukan habitatnya.
Oh ya, belakangan kami baru tau kalo umang itu diperjualbelikan saat itu, bahkan dengan rumah khususnya.

Wak laki juga pernah mengajak kami salat berjamaah di mesjid saat Maghrib dan pulang saat Isya. Sayangnya, dalam perjalanan hujan dan saudaraku membagikan sajadahnya sebagai dijadikan payung suruh kakeknya.

Saat kami mengaji di Balai dulu, ada lembaran-lembaran yang berisi salawat, kisah 25 nabi, malaikat 10 yang diharuskan untuk laminating. Kami pergi ke ATK bareng wawak itu.

Wak laki itu orangnya pintar. Berbeda dengan cucunya, aku paling suka mendengarnya berbicara dalam bahasa inggris. Juga saat beliau tiba-tiba memberi kuis seperti, "Kenapa kerajaan majapahit dinamakan 'Majapahit'"? Dan saat aku tidak tau jawabannya, beliau bilang, "Karena di sana ada buah yang rasanya pahit."

Saat di TV di Rumah wak laki sudah rusak saat itu, beliau selalu nonton di tempat kami. Hal itu tidak menjadi masalah, karena yang ditontonnya juga kami menikmatinya, do u know? Uttaran! Haha, series India yang entah kenapa beliau suka. Jadi saat siang menjelang sore series itu tayang dan beliau pun terbawa alur ceritanya. Pas ada adegan nenek Tapasya kami mencak-mencak dan yang paling sedih saat tokoh utama 'Iccha' meninggal, kami terbawa suasana. Dan kupikir, wawak itu sedih banget pasti saat itu,  walau itu hanya sebuah film.

Waktu itu juga lagi hangat-hangatnya keluar cetakan uang 2000 rupiah yang sebelumnya ga ada. Aku mendapatkannya dari abangku, lalu kupamerkanlah ke wawak itu, dan beliau pun heboh memberitakan pada istrinya.

Dan, Wawak itu sudah meninggal kurang lebih 5 tahun yang lalu. Padahal tidak ada sakit apapun, cuma katarak di sebelah matanya. Cuma masuk angin, malam itu. Kami tak pernah menyadari kalau hari itu kan tiba. Kucing kesayanganmu pun mondar-mandir di sekitarmu, mungkin bertanya-tanya apa yang terjadi pada tuannya. Dan, beliau wak laki sudah tenang di alam sana, semoga ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin.

Wak, makasih pernah mengukir cerita di masa kecil kami. Indah sekali kala itu. Saat kudengar cerita ibuku, wawak pun sering mengajak ibu dan saudara-saudara yang lain di masa mudamu, menonton bioskop yang dulu pernah ada di sini. Ternyata memang dari dulu dirimu sudah mau berbagi.

Ya ada kalanya orang yang dulu sangat akrab denganmu tidak lagi hadir, selain karena masa-masa itu telah habis, semua terjadi ada alasannya.