Minggu, 26 Maret 2023
Sebuah Cerita 'Greening' dan Tentang Persahabatan
Senin, 13 Maret 2023
Self Reminder
Bismillah ...
Saya paham betapapun besar usaha kita menjadi orang yang lebih baik, akan selalu saja ada yang tidak menyukainya. Ada yang menunjukkannya terang-terangan, ada pula yang diam-diam tanpa disadari, ada yang kita mengetahuinya dengan nurani. Kita hanya perlu cukup tahu saja, tidak juga akan bereaksi seperti apa. Tapi yang sebenarnya, tidak peduli juga merupakan reaksi 'kan.
Semua hal di dunia ini berlawanan, berpasang-pasangan, bertolak belakang, begitu pula akan selalu ada yang menyukai kita. Siapapun itu, padahal kita tak berkontribusi apapun di hidupnya, bahkan tak tahu kalau dia ada di dunia yang sama, tapi hal itu bisa saja terjadi di antara milyaran populasi di bumi ini. Oh, jika seandainya memang tak ada, karena bukti yang tidak cukup jelas. Setidaknya, sisakanlah satu orang yang menyukaimu yaitu dirimu sendiri.
Daripada menunggu untuk disukai, lebih baik sudah menyukai diri sendiri 'kan. Apakah itu hal yang miris? Tentu saja tidak. Bukankah hebat. Karena ya itu pasti tak mudah. Mengenal diri sendiri, di samping menerima kelebihan juga kekurangan, mengetahui apa yang disuka, tujuan ke depannya bagaimana. Apa yang harus dilakukan, penting atau tidak pentingnya suatu hal yang dan dampaknya untuk dirimu sendiri juga.
Maka, kita tak akan merasa kecewa lagi karena orang-orang. Bukan karena mereka tidak baik, tapi memang akan selalu beda pemahaman karena tak ada satupun yang sama di dunia ini antara kita dengan yang lainnya. Pertentangan hal yang tak mungkin dipungkiri, tapi bagaimana diri ini lebih menghargai dengan sesama. Sayangi pula makhluk ciptaan-Nya selain manusia melainkan hewan karena seperti hadist nabi "Pada setiap yang memiliki hati yang basah (hewan) maka ada pahala (dalam berbuat baik kepada-Nya." (HR. al-Bukhari dan Muslim).
Terakhir, sandarkanlah harapanmu hanya pada sang Khalik. Hanya Dia yang bisa menolong segala kesusahanmu, yang selalu bersamamu meskipun seluruh dunia meninggalkanmu, yang menjagamu saat lelap datang, yang membuatmu tertawa dan menangis. Berusahalah dalam menggapai ridha-Nya, dengan selalu mengingat Allah, supaya kamu memperoleh kemenangan dalam hidup di dunia dan akhirat.
Bunga
Kota dingin, 13 Maret 2023.
20 Syaban 1444 H.
Jelang Ramadhan, semangat memupuk kebaikan, aamiin🙂
Selasa, 16 Agustus 2022
Kutipan dari Teman Slowly
Aku pernah baca di buku, keberuntungan akan datang pada mereka yang siap menerimanya. Menurutku, keberuntungan itu selalu ada, kita bisa hidup, dan memiliki kecerdasan untuk mempertanyakan hal tersebut saja sudah beruntung! Kamu tahu, bahwa banyak penemuan yang berawal dari tidak sengaja atau beruntung? Yang menjadi keberuntungannya itu, bukan penemuan itu sendiri, tapi penemunya itu yang beruntung. Itu menurutku. -Bagi
Dengan membantu diri sendiri 'kan setidaknya kita nggak menyusahkan orang lain membantu sanak keluarga ya ... ? Bagus sih tapi utamakan diri sendiri dan orang tua bukanya egois tapi saat kamu susah orang bantu kamu itu cuma mereka. -Piharito
'Banyak dari kita hidup dari omongan orang', banyak dari kita yang ingin didengar tapi tidak mau mendengar.'
Ditempat orang kita harus selalu ramah, terus harus selalu waspada terhadap semua orang, mama aku selalu nyebutin pepatah "Rambut sama hitam tapi dalam hati siapa tau." Oh iya, kalau di rantauan kita harus ekstra kuat melawan penyakit malas, penyakit itu yang paling susah hilang. Dan satu lagi, harus pandai menghemat pengeluaran. -Jojori
Saya harap Anda melakukan apa yang Anda inginkan dan saya percaya itu selama kita mencoba, kita akan mengatasi semua kesulitan. Anda mengerjakan pelajaran dengan baik, bukan? karena kita hampir sampai untuk memenangkan profesi kita. -Love
Sepertinya Anda masih punya beberapa tahun untuk menyelesaikan pendidikan Anda. Saya harap Anda menikmatinya. -Ola
Saya harap Anda memiliki hari yang luar biasa. Jaga senyum Anda tetap cerah dan dagu terangkat tinggi. Anda bisa menghadapi semuanya. -Wingbeats
Hehe iya aamiin semoga nemu jalannya dah, semangat kamu! Bisa juga yok! Siap udah tau kok hehe -Denni r
Nggak usah takut. Enak loh jadi maba. Apalagi pas masuk kampus nanti, maba lah yang paling diperhatiin, disayangi. -Jojori
Pengalaman itu.. Cukup diambil pelajarannya saja. Supaya tidak terulang di esok hari. -Luvinyc
Jika gunung tinggi yang keangkuhannya perlu kita daki, tapi pantai begitu rendah hati mudah diraih, meski terkadang ia marah karena sikap buruk manusia..
Dunia sekarang itu keras, kamu harus kuat dan aku yakin kamu bisa melewatinya. -Fikri
Saya tahu, saya tidak mengerti sedikit pun dalam matematika atau fisika serius (bukan fiksi ilmiah), tetapi saya berasumsi manusia harus meningkatkan dirinya melalui hidupnya, bukankah begitu? -Meusnor
Live my life just as I want to I don't care what you think about me 'cause I am proud of my self that's my fırst rule in life -Mazloum
I don't like changing anything because I live my life with what I don't want
Yup, pilihan orang tua memang terkadang tidak sejalan dengan anaknya. Ada yang memilih pilihan ortu, dengan harap restunya, ada yang memilih keinginannya sendiri dan membuktikannya ke orang tua.
Ya kamu benar. Karena kita juga manusia dan memiliki rasa kemanusiaan. Semua orang bertarung. Dan dalam setiap kesulitan pasti ada kemudahan.
Ya tentu, Kadang ngerasa tapi kadang masih aja kayak nyerah.
Semua orang mencari alasan mereka untuk tetap melaju, dan terkadang kita tertanam hal yang susah untuk dihilangkan. Tapi menurut buku yang aku baca, orang yang mencapai segalanya adalah orang yang tidak tahu apa yang ingin mereka capai. Stereotypes memang susah untuk dihilangkan. Entah juga haha, mungkin kita manggilnya kondisi sosial aja deh. -Bagi
28 Januari 2021
Minggu, 14 Agustus 2022
Sebuah pelajaran. 'Teh Termahal'
Jadi, saat aku ingin membayar uang teh, bertanya, 'Kak, tehnya berapa satu?' yang dibalas 'Rp. 5.000' aku kasih uang 100.000. Balasannya, 'Uangnya gede kali nggak ada uang lain?' Padahal ya, di warung makan pasti banyak uang pecah. Sebelumnya, di dompetku tadi ada uang 5.000, tapi raib. Lalu, kakak itu menghitung uang kembalianku, dia nggak yakin, menghitung lagi baru kasih ke aku. Awalnya, aku kayak ada firasat gitu uang yang dibalikinnya salah. Masa jadi ada uang 4.000-nya sih, 9.000. Harusnya 'kan kelipatan 5.000. Tapi, aku abaikan. Aku main terima aja, ga kuhitung lagi, aku mencoba percaya. Takutnya orangnya tersinggung.
Ternyata, mempercayakan orang lain, tidak membuatmu lebih mujur malah bahkan buntung! Aku sadar sekarang. Entah kenapa, selama ini aku kemana aja. Padahal pasti banyak yang mengalami hal serupa tapi aku nggak mengingatnya. Malah ini tejadi padaku. Seharusnya aku nggak bole malas buat menghitung uang kembalian, kalau aku nggak mau uangku berkurang begitu saja. Mau balik lagi 'kan nggak mungkin. Kami udah naik mobil yang sudah berjalan.
Aku ambil pelajarannya saja. Nggak boleh harus diam, main terima aja, nanya! Dan nggak apa buat nolak permintaan orang, belum tentu juga dia mau nolong kamu, malah kamu yang dirugikan. Bukannya, semua simbiosis mutualisme. Selalu nolong orang, malah kamu yang rugi. Biasanya, kamu berusaha menunjukkan citra baik, jadi katanya beberapa orang ada yang mau mengelilingimu. Tapi, kamu sendiri nggak pengen itu, nggak terlalu berguna juga buatmu. Karena tetap saja kamu tidak melakukan apa-apa, apalagi topiknya nggak menarik.
Karena terluka, aku jadi membalas chat teman virtual yang terpendam. Padahal, sudah aku abaikan karena nggak mood dan sok sibuk. Ya, dunia itu indah, tapi indah tanpa manusia yang berbuat kerusakan! Selama ini, aku takut berkonflik, tapi sekarang kupikir nggak apa selama bukan sama famili dan sahabat. Aku nggak bisa mendamaikan orang lain yang berselisih, biar mereka yang menyelesaikannya sendiri, karena itu di luar dayaku. Aku cukup menasihatinya saja.
Dengan kejadian ini, aku jadi mengerti jawaban dari pertanyaan, 'Kenapa mereka berselisih, kenapa yang junior nggak ngalah aja, kenapa nggak saling menghargai.' yang mungkin jawabannya bukan nggak bisa tapi nggak mau. Btw, aku jadi bisa nulis panjang di sini. Intinya, aku boleh diam. Tapi, nggak selalu, ada saatnya. Dan, sesekali kamu harus belajar menolak daripada menerima, apalagi itu bertentangan dengan hak dan kemauanmu. Orang-orang akan memaklumimu jika tidak kamu nggak usah sedih dan marah, karena kamu juga nggak minta makan sama dia. Harta tidak dibawa mati, jangan pelit sama yang membutuhkan. Apalagi sedekah subuh yang khasiatnya banyak.
Seulawah, 17 Juli 2022 18.00
Minggu, 17 April 2022
Arti Bacaan Dari Buku Arabia Baina Yadaik Jilid 2
Berkemah
Pikirkan tentang menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:
1- Di mana orang menghabiskan waktu mereka untuk rekreasi?
2- Di mana Anda lebih suka berdandan? Di rumah, atau di luar rumah?
3- Di mana Anda menyiapkan makanan? Di rumah Anda atau di kamp?
4- Apa hobi terbaik yang Anda lakukan di pantai?
Banyak orang lebih suka berpromosi di luar rumah, di mana mereka menghabiskan waktu di kamp. Waktu yang dihabiskan orang di kamp bervariasi, mungkin satu malam, atau mungkin beberapa minggu, dan tempatnya bervariasi, dan mungkin di pantai, atau di tanah, atau di hutan, atau di padang pasir., atau di antara pegunungan, yang udaranya segar. Orang-orang pergi selama liburan ke hutan belantara, dan mereka mendirikan tenda di tempat rekreasi, dan membawa makanan dan minuman, dan sarana rekreasi. Sekelompok orang lebih suka berada di dekat pantai, tempat mereka berlatih berenang dan jenis olahraga lainnya, dan mereka memancing. Beberapa orang lebih suka mengamati burung, memotret, atau berjalan-jalan. Orang-orang membawa tenda, pakaian, dan banyak makanan ke tanah, dan beberapa orang menyiapkan makanan di rumah mereka, dan memasukkannya ke dalam wadah. Ada yang lebih suka menyiapkan makanan di kamp. Orang-orang membawa air bersama mereka, jika tidak ada air di tempat itu.
***
Selasa, 08 Februari 2022
Ngomongin Program TV Kartun dan Series di Zaman Dulu
Pernah nggak sih, kalian merasakan kehidupan seperti anak 90-an? Atau zaman sebelum ada internet? Saat bangun pagi dan pulang sekolah menonton kartun dan sinetron yang masih berkualitas.
Aku sendiri pernah. Bersyukur juga sih, karena pernah merasakan nonton kartun anak-anak di program tv Spacetoon, waktu SD dulu. Kayak merasakan sedikit jadi anak 90-an lah, wkwk. Paling suka kartun Shanmoo and Jimmy, yang lain seperti: Code Lyoko, Magic School Bus, Hachi, Ninja Hatori, Minky Momo, Chalkzone, Scooby-Doo dan masih banyak lagi. Kangen banget sama slogannya 'kami akan kembali' dan 'kami kembali' Sayangnya, kini slogan itu tinggal kenangan karena programnya sudah tidak ada lagi hiks:'). Suka banget sama iklannya karena durasinya nggak lama, hahaha. Sebelum pergantian program TV khusus kartun ini, ada planet zomoroda (khusus anak perempuan) berarti kartun yang akan ditayangkan tentang anak perempuan. Adikku yang cowok juga nonton meski kartun yang ditayangkan genrenya perempuan, hhh. Selain zomoroda, ada planet aksi (ketegangan dan misteri) juga planet olahraga (kekuatan dan tantangan).
Sayangnya, kehadiran Spacetoon ini nggak bertahan lama, hilang berakhir jadi Net. Btw, aku jarang nonton net, karena dulu di TV kami nggak ada. Akhirnya, aku nyari tau. Kutemukan info di Wikipedia. Spacetoon ternyata milik negara Uni Emirat Arab yang nggak percaya lagi dengan Spacetoon Indonesia, gara-gara ada yang bawa kabur uang milik Spacetoon 7,5 m rupiah. Tapi, nggak sampai dilaporkan karena penggelapan dana telah tercover pemilik baru dan dinyatakan 'selesai' di sisi lain manajemen sudah ganti.
Kangen banget waktu selingan iklannya, ada boneka yang menurutku dulu kelihatan 'seram'. Yang beryanyi, 'Pada bintang-bintang sinari Spacetoon~' ada tikus dengan temannya makhluk kecil, nanti memancing di rumahnya sendiri, terus tiba-tiba rumahnya jadi banyak pondok. Raksasa yang bermain dengan kumpulan jamur-jamur kecil, dan mereka membentuk suatu benda. Jamur-jamur itu menyuruh raksasa menebak gambar apa. Lalu, raksasa bingung. Ada satu jamur yang naik ke tubuh raksasa membisikkan jawabannya. Raksasa menjawab tebakan itu, dan benar. Setelahnya, mereka tertawa bersama.
Oh ya, program TPI juga bagus. Sering ada legenda di sana. Soundtracknya 'Dari ufuk timur, hingga ke ujung barat~' menurutku dulu seram dengarnya. Terlebih ada anak durhaka yang dikutuk jadi ikan pari. Waktu itu sekitar tahun 2009, ada series sepertinya bukan dari dalam negeri. Sebelum mulai program TV kera sakti. Ceritanya tentang kerajaan. Dari luar tampak gubuk kumuh, tapi di dalamnya berisi kerajaan yang indah banget. Ada sumur ajaib juga. Aku ingin nyari tau itu series apa tapi lupa judulnya:,)
Oh ya, aku baru tau beberapa judul kartun yang udah kulupa dari teman Slowly. Zumbers dan Boom & Reds
Senin, 31 Januari 2022
Ulasan Asri Ipau
Note: sebelumnya saya menuliskan ini bukan karena ingin menggambarkan bagaimana lingkungan sekitar asramanya dengan kata-kata yang klise seperti: bersih, rapi dan indah 🏡. Tapi, di sini ingin bercerita tentang pengalamanku. Kalau anda ingin tau asramanya bagaimana, silakan berkunjung dan memperhatikan sendiri.
Bismillah ... November 2020 kala itu, pertama kalinya saya berada di ibukota provinsi Aceh ini. Kali pertama itu pula menjejakkan kaki di asrama tempat kita tercinta ini. Mulanya, nggak pernah terbayangkan bisa tinggal di sini. Tempat yang mulanya asing dengan orang-orang yang belum pernah kutemui sebelumnya, kecuali teman-teman seperjuangan semasa sekolah dulu. Sepintas ingatan, waktu itu sempat merasa nggak betah dan nggak sesuai, tapi percayalah, mungkin hanya karena baru beradaptasi dan belum terbiasa.
Sampai akhirnya, di sini lah kami sekarang, merantau dari kabupaten Aceh Utara, menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi, menduduki bangku perkuliahan, demi meraih masa depan secerah sinar mentari. Meninggalkan kampung halaman masa kecil, rumah yang aman dan nyaman, keluarga yang damai, dengan membawa bekal do'a dan kepercayaan orang tua, juga tanggung jawab di tangan kami.
Mungkin beberapa di antara kami yang jika bisa memilih, kami tidak ingin memilih asrama ini. Sebab, kami di sini karena berasal dari keluarga yang berkekurangan ekonomi. Di samping itu banyak peraturan dan organisasi yang mesti dipatuhi, seakan merebut kebebasan serta menambah tugas di luar perkuliahan. Belum lagi tinggal bersama warga asrama dengan berbagai karakter, pemikiran, dan latar belakang yang berbeda tidak mungkin akan selalu menghadirkan suasana yang rukun. Ibarat dua sisi mata uang, tak jarang terkadang terjadi perselisihan, yang bermula kesalahpahaman. Tapi, yang terpenting dari itu adalah saling memahami, mendengarkan dan merangkul perbedaan.
Takdir-Nya tidak mungkin salah. Semua pasti ada alasan dan hikmah dibaliknya. Kenapa kita ada di sini, bertemu dengan orang-orang ini, yang suatu saat cepat atau lambat kita akan mengetahui itu. Saat menjalani peran mahasiswa sekaligus warga asrama dengan bidangnya juga seringkali merasa nggak bisa juga nggak mampu tapi sebelum mencoba, kita tahu apa sih. Karena ... jika syarat berpengalaman sebagai kemampuan dasar untuk seseorang, bagaimana mungkin seseorang bisa dikatakan mampu tanpa mencoba mengalami itu sendiri. Pada akhirnya, bisa atau tidaknya hanya diri kita yang tahu itu.
Intinya, alhamdulillah dengan adanya asrama ini, kelak menjadi salah satu bukti jalan mengikuti pembelajaran, menuntut ilmu dengan tujuan mengharap rahmat-Nya. Berdiri di kaki sendiri, lebih berani mengambil tindakan dan menemukan jalan keluar tanpa bergantung pada orang lain. Tanpa disadari menjadi pribadi yang mandiri, lebih baik dari sebelumnya. Bersyukur dipertemukan dengan orang-orang baik, teman-teman yang peduli, mengingatkan, dan menyenangkan. Tanpa mereka tidak membuatku percaya bisa melalui kehidupan sendiri. Karena setelah hablumminallah, hablumminannas, kita makhluk sosial yang sangat membutuhkan orang lain. Saling bercerita pengalaman dalam hidup, mengetahui pengetahuan baru yang mungkin takkan pernah kuketahui kalau sebelumnya tak menetap di sini.
Di kemudian hari, kita akan mengingat hari ini. Mungkin ada sedikit rasa rindu, tertawa mengingat hal yang menggelikan, bersedih mengenang hal yang mengharukan saat itu. InsyaAllah harapnya menjadi perempuan yang luar biasa, sebagai hasil dari rasa ikhlas dan tetap beranjak.
Bunga
31-01-2022
Apakah kamu juga punya pengalaman tinggal di asrama? Bagaimana kesanmu?




